historis Hasanuddin

17 10 2007

Saya menggunakan kata “si Udin” sebagai nama panggilan di Blog ini. Mungkin kata “si Udin” terkesan nama yang udik alias nama kampung πŸ™‚ . sehingga sebagian orang mungkin merasa malu untuk menggunakannya sebagai nama panggilannya, padahal mungkin di namanya, ada unsur kata “Udin”, misalnya: Syamsuddin, Burhanuddin, atau Salahuddin. Tapi bagi saya, kata “Udin” lebih terasa jujur, apa adanya, dan yang pasti, cuek… Hasanuddin, itu nama saya. Makassar, itu tempat lahir saya. Nyambung, kan? yup, nama Hasanuddin identik dengan Sultan Hasanuddin, pahlawan dari kota Makassar, yang dijuluki Ayam Jantan dari Timur. Tapi sumpah, saya nggak ada hubungannya dengan Sultan Hasanuddin πŸ˜› Katanya sih, orang tuaku, memilih nama Hasanuddin, sama dengan tempat dinasnya Opaku, yaitu Kodam Hasanuddin (sekarang Kodam Wirabuana).

Apakah saya orang Makassar? Tidak juga… Makassar hanya kota numpang lahir. Darah Bugis saya mengalir dari bapak saya, (Alm.) Soedarno Ahmad, sedangkan Ibu saya, Hasanah Mas’ud, mewariskan darah Arek Ngalam (silahkan tebak sendiri, kota mana tuh).

Saya dulu besar dan sekolah di TK Aisyah, SDN Mangkura III Makassar, SMPN 3 Makassar. Setelah itu migrasi ke kota Malang, untuk melanjutkan sekolah di SMAN 1 Malang. Lulus SMA, rada nggak jelas kuliahnya dimana saja =)) tapi yang pasti, lulus kuliah dari STIE Malangkucecwara Malang. Hampir semua orang tahu, seperti apa lah kampus STIE Mara, biasa disingkat gitu. Kampus Asri, Kampus Kebun Binatang. Selain itu juga lulus dari Program Magister Manajemen – Univ. Gadjah Mada.

Mulai bekerja, lebih tepatnya, mulai berwiraswasta, pas SD di SDN Mangkura, Makassar. Saya dengan temanku, si Anton, kita berdua punya hobby yang sama, bikin komik, yang kita gambar sendiri, kasih dialog sendiri, dan pewarnaan sendiri. Tahu tidak, siapa segmen pasarnya? Kepala Sekolah! he.he. Gokil abis… udah pasti guru-guru terpaksa beli juga… laku manis deh…

foto Acha dan bundanya

Sekarang hidup saya sudah tenang, karena sudah “Sempurna..” … artinya sudah genap 100%, karena ada si Neny di sisiku, sebagai rekan team keluarga Hasanuddin, alias biniku. Sementara, anak masih 1, yaitu putriku bernama Abigail Chairunnisa Putri Hasanuddin. Saya sih berharapnya bisa punya anak 7. Tapi sepertinya Istriku rada sewot, kalau aku ngobrolin masalah keinginan punya anak banyak. yahh…. paling-paling, nunggu kebobolan aja :))

Saya punya kredo hidupku:

“Kerja Keras Harus Punya Alasan… Cinta Harus Punya Rasa…” (Pujangga Udin: 2008) he.he.he.

Nggak tau, kenapa saya bisa ketemu nama itu… muncul begitu saja setelah menikah. Tapi saya bisa merasakan makna yang dalam (ciee… duilee…).

Foto di pantai losari

Hobby? yang pasti bukan menyanyi… dibayar sejuta pun nggak bakal aku mau nyanyi. [note: kecuali kalau ada dari pembaca blog yang serius mau bayar sejuta, boleh lah aku nyanyi πŸ˜€ ) Hobby mendesain. desain apa aja, desain lukisan, desain alur sistem, desain event. Kalau yang berhubungan dengan olah raga, sudah pasti yang berhubungan dengan silat atau beladiri, karena background adalah LSOP Teratai Tunjung, yang dulu disebut dengan PSN Teratai Tunjung. Cukup lama saya belajar ngelmu di Teratai Tunjung, mulai dari tahun 1992 (lokasi SMA 1 Malang) sampai ke lokasi STIE Mara, dan terakhir menjadi salah satu pengembang TT di STIE Mara.

Sekarang kita bertiga (aku, bini dan putriku), sedang berjuang menjalankan bisnis kita, yaitu warnet Torajanet, yang terletak di ruko 03 perum Budi Daya Permai, Jl. Perintis Kemerdekaan km. 12, Makassar, Sulsel. Semoga ini merupakan rejekinya Putri dan Istriku. Saya hanya berusaha untuk menghidupi, dan mencari rejeki keluargaku: rejekiku, rejeki istri dan rejeki anakku.

doain yah…

Hasanuddin

Kamis, 10 April 2008: 01:12 @torajanet

Advertisements

Actions

Information

10 responses

21 12 2007
Arman Idris

Wah, perjalanan hidupnya bisa jadi kisah sinetron nih kayaknya πŸ™‚

Btw maju terus.

21 12 2007
hasanuddin

sinetron india…. =))

25 02 2008
sige

waduh mas..sangat muanteb..tulisan mas menarik sekali,salam hangat dari duluran TT dari bali.

4 03 2008
rere

haiii masssss….wahh…masku satu niy, segudang prestasi dia punyai…bisnisman sejati wesss
top

2 04 2008
Rinn

Wuuuiiihh…………..mas ku yang satu ini emang mantaaabbb…
banyak cerita ama dia…yang seru,sedih ampe yang nyebelin sekali pun…..
pernah aku musuhin tapi tetep pantang menyerah merayuku untuk berbaikan….hahahahah…..( masa siih mas………hi hi)
Tetaplah menjadi mas Udin ku yang baik dan selalu setia yaa……..
Sukses terus untukmu mas……….Caiyoo……..:)

14 04 2008
eskasetia

salam dari “dulur” TT

17 04 2008
priyo

apa kabar mas Udin, selamat atas kelahiran putri pertamanya. MAsih pake sepeda motor yg tak tabrakin dulu gak (yg ada di picture).

19 04 2008
hasanuddin

masih lah… itu motor kenangan … he.he.he.

12 06 2008
fernando

sukses buatmu din. Salam buat istri, kapan aku ke makasar kita mesti ktemu ya.

25 12 2008
abadhy

hehehehe…pindah hosting ya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: