Tentang Hasanuddin

Lahir di Makassar dengan nama Hasanuddin Soedarno pada tahun 1975 bulan Juni tanggal 1. Saya sendiri tidak tahu pasti alasan pemberian nama Hasanuddin, sepertinya diambil dari nama bataylon Kodam di Makassar. Lahir dan besar di Makassar, sekolah mulai dari TK. Aisyah, SDN Mangkura 3 Makassar, SMPN 3 Makassar, kemudian lanjut ke Kota Apel, Malang di SMAN 1 Malang. Sebelumnya pernah merantau ke Bandung meski hanya sangat sebentar, dan nyoba kuliah di STIE Mara dan MM-UGM.

Suka berorganisasi sejak SMP hingga sekarang. Mulai dari Pramuka (duhh… lama amat, masih jaman kuda gigit besi), LSOP Teratai Tunjung, Senat, REI, Awari, dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Tapi tidak tertarik masuk dalam organisasi politik. Setidaknya untuk saat ini, he.he.he.

Pekerjaan? Lebih banyak bikin usaha sendiri daripada bekerja di satu perusahaan. Meskipun sudah pernah mengalami, namun tidak lama, tujuannya bukan untuk bekerja, tapi test case, lolos nggak yah seleksi rekruitmen he.he.he. Kebayang bakal di blacklist HRD se Indonesia. Saat ini sedang bekerja di perusahaan keluarga, PT. Budi Darsa, bergerak di bidang developer yang mengembangkan perumahan Budi Daya Permai. Saat ini juga menjalankan bisnis sendiri dengan istri, warnet (internet cafe) Torajanet di Makassar.

Saat ini saya sudah berkeluarga dengan satu putri kami tercinta, Abigail Chairunnisa Putri Hasanuddin. Alasanku untuk berusaha lebih baik dari hari kemarin.

Kredo: “Kerja Keras Harus ada Alasan, …. Cinta Harus Ada Rasa…”

Cita-cita: Bisa mewujudkan Korporasi PT. Abigail Padmasari, Tbk. he.he.he.

Namanya juga cita-cita, gantung lah cita-citamu setinggi langit. Suatu waktu dulu, saya pernah bercanda dengan teman kuliah di jogja dan teman kost, Dwi handoko. Waktu itu kita berlima menghayal2 apa yang terjadi 20 tahun kemudian. Dwi Handoko berharap punya perusahaan pialang Saham yang mengelolah saham-saham perusahaan besar di BEJ, Faisal Akib berharap menjadi CIO di suatu perusahaan korporasi biar dia bisa menerapkan thesisnya hi..hi..hi.., sedangkan Dafri Berharap punya perusahan advertising yang menangani perusahaan-perusahaan besar. Sedangkan mas Ardi, bermimpi menjadi COO di perusahaan tersohor.

Terakhir aku yang bermimpi, dan bilang kayak gini. “Suatu saat nanti, Dwi handoko pas jalan-jalan di BEJ kaget melihat nilai saham suatu perusahaan melonjak jauh diatas rata-rata, sedangkan Faisal Akib sedang sibuk-sibuknya menyusun perencanaan implementasi SAP di perusahaan besar seperti cita-citanya, bekerja sama dengan Mas Ardi sebagai COOnya. Sedangkan si Dafri, lagi stress bikin skedule iklan suatu perusahaan besar yang budget iklannya milyaran per bulan”

“Terus?” tanya mereka.

Jawabku, “perusahaan itu adalah perusahaanku. dan aku yang menggaji kalian ha.ha.ha.ha.”

3 responses

2 11 2007
nenyhasanuddin

Cintaku…

4 03 2008
bibomedia

šŸ™‚

13 05 2008
SIge

mantab…salam hangat,dari BaLI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: